Sejarah Perpustakaan IAIN Bengkulu

12345

 

6

Sejarah Singkat Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu

Oleh: Megi Arian

Sejarah keberadaan Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu tidak terlepas dengan rentetan perjalanan panjang berdirinya kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkulu. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkulu adalah salah satu lembaga Pendidikan Tinggi Islam  Negeri  yang ada di Provinsi Bengkulu di bawah naungan Departemen Agama  yang diresmikan pada tanggal 30 Juni 1997, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor E/125/1997, berlokasi dijalan Raden Fatah, 10 km dari pusat kota. Berada di tengah-tengah perumahan penduduk dengan ketinggian 45 m dari permukaan laut. Memiliki luas tanah  sebanyak  73 hektar   di pinggir  jalan  raya  menuju terminal Air Sebakul  (terminal induk Kota Bengkulu). STAIN Bengkulu berdiri tidak  terlepas dari historis awalnya yaitu berdirinya Fakultas Syari’ah di Curup di bawah binaan Yayasan Taqwa (Yaswa) IAIN Sumatera Selatan pada tahun 1963. Setahun kemudian Fakultas Syari’ah Yaswa IAIN di Curup diganti menjadi Fakultas Ushuluddin Yaswa IAIN yang kemudian melahirkan IAIN Raden Fatah Palembang. Pada bulan November 1964, fakultas ini diresmikan pula sebagai Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Cabang Curup.

Selanjutnya Yayasan Taqwa IAIN Sumatera Selatan Perwakilan Bengkulu mengganti Fakultas Ushuluddin yang ada di Kotapraja Bengkulu menjadi Fakultas Syari’ah Yaswa IAIN Sumatera Selatan. Dengan bimbingan H.M. Ali Amin, SH., Gubernur Bengkulu pada tahun 1964, selanjutnya diperjuangkan kembali agar Fakultas Syari’ah di Bengkulu dinegerikan, kemudian pada bulan Juni 1971 fakultas Syari’ah Bengkulu diresmikan menjadi Fakultas Syari’ah IAIN Raden Fatah Cabang Bengkulu. Pada awal jabatannya sebagai Gubernur, Suprapto membangkitkan kembali  perjuangan  rakyat Bengkulu untuk memiliki IAIN yang mandiri di daerah Bengkulu. Keinginan ini disampaikan oleh Gubernur Suprapto kepada Menteri Agama RI, yang pada waktu itu dijabat oleh H. Alamsyah Ratu Perwira Negara, dan dalam pidato sambutannya pada acara Dies Natalis ke XV IAIN Raden Fatah Palembang di Kotamadia Bengkulu pada bulan Nopember 1979. Dari dua fakultas yang telah dimiliki kemudian dipersiapkan penambahan fakultas baru, yakni Fakultas Tarbiyah. Pada tahun 1979 di Bengkulu terdapat satu buah Fakultas Tarbiyah swasta   yang  berstatus     terdaftar bertempat di kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Untuk memperlancar proses penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap, disepakati agar Fakultas Tarbiyah di Manna dipindahkan ke Kotamadia Bengkulu untuk dibenahi dan dipersiapkan menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN. Pada tahun 1982 fakultas tersebut dipindahkan ke Kotamadia Bengkulu dengan nama Fakultas Tarbiyah Semarak Bengkulu.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik Pemerintah Daerah Tingkat I Provinsi Bengkulu maupun para ulama dan cendekiawan serta ummat Islam pada umumnya, Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Palembang Lokal Jauh Bengkulu dapat berjalan sukses sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat di Provinsi Bengkulu. Setelah melalui perjuangan yang gigih dari Civitas Akademika IAIN Raden Fatah di Bengkulu, dengan dukungan Pemerintah Daerah Tingkat I Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Bengkulu serta berbagai lapisan masyarakat, maka fakultas ini dapat dinegerikan menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Bengkulu pada tanggal 9 Juli 1994. Peresmiannya dilakukan oleh Direktur Jenderal  Pembinaan Kelembagaan Islam Departemen Agama RI. Dengan tiga fakultas dimiliki di Provinsi Bengkulu yang terdiri  Fakultas Ushuluddin di Curup, Fakultas Syari’ah dan Fakultas Tarbiyah di Bengkulu, berarti persyaratan untuk menjadi IAIN yang mandiri telah terpenuhi. Gubernur Bengkulu, Drs. H. Adjis Ahmad meminta kepada Panitia Persiapan IAIN Bengkulu yang telah dibentuk oleh Gubernur sebelumnya yakni Drs. H.A. Razie Jachja, untuk meningkatkan kerjanya dalam memperjuangkan hadirnya IAIN tersendiri di Provinsi Bengkulu.

Dengan kerja keras Panitia, maka pada September 1995 Tim Studi Kelayakan Persiapan IAIN Bengkulu dapat merampungkan tugasnya. Selanjutnya, Gubernur menyampaikan Surat Permohonan bernomor 425/4837/B.6, tanggal 4 September 1996 tentang Pendirian IAIN Bengkulu kepada Menteri Agama RI dengan tembusan kepada pihak-pihak yang berkompeten, dilengkapi dengan Proposal Pendirian IAIN Bengkulu yang disusun oleh Panitia Persiapan IAIN Bengkulu.

Selanjutnya Pemerintah Republik Indonesia menetapkan keputusan bahwa Perguruan Tinggi dalam lingkungan Departemen Agama RI dimana fakultas-fakultas cabang (diluar Kampus Induknya) sebagai Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) yang jumlahnya di seluruh Indonesia sebanyak 33 buah. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1997 dan Keputusan Menteri Agama RI Nomor E/125/1997, Menteri Agama RI, Dr. H. Tarmizi Taher meresmikan 33 STAIN di seluruh Indonesia (termasuk Bengkulu) pada tanggal 30 Juni 1997. STAIN Bengkulu merupakan penggabungan dari Fakultas Syari’ah dan Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah di Bengkulu. Saat ini  STAIN Bengkulu sedang  melakukan perjuangan yaitu  perubahan status dari STAIN menjadi IAIN.

Unit Perpustakaan STAIN Bengkulu adalah salah satu unsur penunjang kegiatan akademik di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkulu. Eksistensi Perpustakaan diharapkan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan baik untuk mahasiswa, staf pengajar, peneliti atau civitas akademika lainnya dalam upaya peningkatan kualitas lulusan (output).

Dengan kondisi yang  ada, Lembaga Pendidikan Tinggi (perguruan Tinggi) dalam hal ini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkulu dituntut untuk merealisasikan stigma perpustakaan berkualitas dan terpadu yang dikelola, dikembangkan serta dimanfaatkan secara baik, terencana, dan efektif oleh tenaga perpustakaan yang terdidik dan professional.

Kepemimpinan unit perpustakaan IAIN Bengkulu dari awal pendiriannya hingga sekarang telah mengalami pergantian pucuk  pimpinan, yaitu;

Drs. Mohd. Damry Harahap               (s/d 1983)

Drs. Syarnubi Shabihi, M.Ag              (1983 s/d 1984)

Dra. Nurbaiti                                      (1984 s/d 1999)

Siti Janaini, SH                                   (1999 s/d 2000)

Drs. Lukman, SS.,M.Pd                     (2000 s/d 2006)

Dra. Nurbaiti, MA.                             (2006 s/d 2009)

Dr. Ali Akbarjono,S.Pd,M.Pd            (2009 s/d 2017)

Ahmad Irfan, S.Sos.I.M.Pd.I             (2017s/d sekarang) berdasarkan SK Rektor Nomor : IN.11/066/2017 tanggal 25 Agustus 2017 tentang Penetapan Kepala Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu.Sebagai salah satu langkah peningkatan mutu pelayanan dalam proses kegiatan kepustakawanan pada Unit Perpustakaan STAIN Bengkulu terlebih pasca keluarnya Peraturan Presiden Republik Indonesia, Nomor : 51 Tahun 2012 Ditetapkan di Jakarta pada 25 april 2012 oleh Presiden Republik Indonesia, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono tentang perubahan STAIN Bengkulu menjadi IAIN   serta dikeluarkannya Peraturan Menteri Agama RI Nomor 35 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja IAIN Bengkulu maka perpustakaan STAIN Bengkulu secara resmi menjadi  Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu sampai saat ini.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *